Pasir Panjang Bakal Jadi Desa Wisata Daerah

Radar Pangkalan Bun | Senin, 09 Juli 2018 - 07:48:30 WIB

Pasir Panjang Bakal Jadi Desa Wisata Daerah

BERWISATA: Wisatawan mancanegara saat berkunjung ke rumah betang Desa Pasir Panjang, beberapa waktu yang lalu.(DOK.RADAR PANGKALAN BUN)

Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menjadi Desa wisata. Karena  wilayah yang tidak jauh dari Kota Pangkalan Bun ini memiliki potensi pengembangan pariwisata yang cukup bagus dengan kemajemukan berbagai budaya dan suku.

Bupati Kobar Hj Nurhidayah menyampaikan, Desa Pasir Panjang yang berada di pinggir Kota Pangkalan Bun, statusnya masih dipertahankan sebagai desa. Desa Pasir Panjang sendiri mempunyai keunggulan dan kelebihan di banding desa lainnya.

“Potensi wisata di Desa Pasir Panjang juga besar, maka keinginan Pemkab Kobar ke depan Desa Pasir Panjang akan kita jadikan Desa Wisata,” ujarnya kepada Radar Pangkalan Bun, kemarin.

Nurhidayah meneruskan, potensi wisata Desa Pasir Panjang antara lain, memiliki makam kaharingan, rumah betang, Orangutan Care Center Quarentine (OCCQ) dan juga suguhan sungai yang masih alami. Rumah betang biasanya selalu banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara dengan berbagai kegiatan pariwisata pula.

“Lokasi tersebut juga bisa menarik wisatawan untuk edukasi, hanya saja tidak boleh banyak pengunjung karena bisa mengganggu orangutan yang sedang dikarantina,” imbuhnya. 

Nurhidayah menambahkan, pihaknya sudah mulai menyiapkan berbagai sarana untuk menunjang Pasir Panjang, di antaranya adalah memperbaiki infrastruktur jalan. Selain itu berkoordinasi dengan dinas Pariwisata, dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), camat dan kades setempat untuk melakukan pelebaran jalan.

 "Tujuannya akses central kita lebarkan agar wisatawan merasa nyaman,”tandasnya. (jok/gus) 

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook