Jadikan Perikanan Kotim Sumber PAD

Lintas Kalteng | Senin, 09 Juli 2018 - 08:04:15 WIB

Jadikan Perikanan Kotim Sumber PAD

POTENSI EKSPOR: Panen udang di wilayah selatan Kotim, dari kolam swadaya masyarakat setempat.(istimewa)

Anggota Komisi II DPRD Kotim, Abdul Kadir menilai sektor kelautan dan perikanan  di daerah ini berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PDA), jika dikelola secara profesional dan modern.

”Jika potensi perairan itu dikelola secara bagus, tentunya akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan yang paling utama bisa meningkatkan PAD,”ujarnya.

Menurut Kadir, wilayah perairan Kabupaten Kotim cukup luas. Bukan hanya perairan laut yang menjadi batas antarpulau saja, tetapi didaratan juga terbentang sungai yang cukup besar dan berpotensi menghasilkan sumber daya perikanan.

Menurutnya, produksi ikan di Kotim tidak maksimal selama ini bukan karena pencurian  saja yang dilakukan orang luar, tetapi justru minimnya sarana penunjang bagi nelayan. ”Dengan tidak adanya penunjang nelayan, dipastikan mereka akan kesulitan ketika ingin melaut,”cetusnya.

Abdul Kadir  menegaskan, sektor perikanan di Kotim ini mestinya ditunjang dengan fasilitas dari pemerintah setempat. Baik itu alat tangkap, kapal,  kemudian ketersediaan bahan bakar minyak bersubsidi.

Diungkapkannya, selama ini para nelayan di pesisir mengeluh kesulitan mendapatkan bbm subsidi. Dan  mereka harus datang ke daerah Mentaya Hilir Selatan. “Ke depanya besar harapan kita agar persoalan di nelayan ini bisa dipecahkan satu persatu,” tandasnya.

Kadir menambahkan, belum adanya peraturan daerah (Perda) yang mengatur larangan pengambilan hasil ikan di Kotim, juga menjadi masalah sehingga sektor ini tidak maksimal berkembang. (ang/gus)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed