Cabuli Gadis, Oknum ASN Terancam 10 Tahun Penjara

Hukum Kriminal | Senin, 09 Juli 2018 - 08:07:47 WIB

Cabuli Gadis, Oknum ASN Terancam 10 Tahun Penjara

Ilustrasi

Oknum aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Sosial Seruyan, MB (55), yang jadi pesakitan karena kasus cabul terancam hukuman 10 tahun penjara. Pria tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena diduga mencabuli seorang gadis sebanyak lima kali.

”Terdakwa (MB) sudah dituntut jaksa. Dalam tuntutan itu, JPU Kejari Seruyan menuntut terdakwa selama sepuluh tahun penjara,” kata penasihat hukum terdakwa, Agung Adisetiono, (6/5).

Menurut Agung, dalam sidang tertutup tersebut, terdakwa dibidik dengan Pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 Ayat (1) KUHP, sebagaiman dakwaan kedua JPU.

”Terdakwa juga didenda sebesar Rp 500 juta. Jika tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan," kata Agung.

JPU Kejari Seruyan Immanuel menilai, MB terbukti mencabuli bocah berusia 13 tahun. Korban dicabuli sebanyak lima kali. Sekali digauli, korban diberi uang sebesar Rp 50 ribu, serta diancam agar tidak menceritakan aksi bejatnya kepada orang tua bocah tersebut.

”Pembelaan kami akan diajukan pekan mendatang. Saat ini kami tengah mempersiapkannya,” kata Agung.

Menurut Agung, pembelaan itu akan disusun berdasarkan fakta hukum yang sudah terungkap di persidangan selama beberapa pekan terakhir. Namun, yang akan ditekankan selama proses sidang, terdakwa bersikap kooperatif serta berterus terang mengakui perbuatannya.

Dia berharap hal itu bisa jadi bahan pertimbangan. Apalagi terdakwa juga sudah berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.

Aksi bejat itu dilakukan pada Maret 2018 lalu di sekitar kediaman terdakwa, Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan. Perbuatannya terbongkar saat korban dicabuli di kolam belakang rumah terdakwa. Adik korban mengintip serta memberitahukan perlakuan tidak senonoh itu ke ibunya. (ang/ign)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed