Sapi Mengamuk, Polisi Lepas Tembakan

Kotawaringin Timur | Rabu, 11 Juli 2018 - 08:11:42 WIB

Sapi Mengamuk, Polisi Lepas Tembakan

SAPI NGAMUK : Sejumlah warga berusaha menghalau sapi yang mengamuk di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (8/7) malam.(ISTIMEWA)

SAMPIT- Warga di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dihebohkan oleh sapi yang sedang mengamuk, Minggu (8/7) malam. Sapi stres itu baru bisa dilumpuhkan setelah dua jam perburuan.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, sapi dewasa tersebut lepas dari kandanganya di Jalan DI Panjaitan 19, Gang Anugerah, Minggu pukul 19.00 WIB.  Pemiliknya pun mengejar menggunakan sepeda motor.

”Saat mau diturunkan, ternyata sapi tersebut langsung lari dan tidak bisa ditangkap,” ungkap salah seorang warga.

Sapi lari hingga Jalan Ir Juanda hingga berbalik lagi ke Jalan DI Panjaitan, lalu ke Jalan Caman. Melihat sapi ini lari membabi buta,  warga ketakutan. Bahkan, sebagian ikut mengejar sambil membawa senjata tajam dan tali.

”Saat saya melewati Jalan Juanda, saya terkejut melihat banyak orang di jalan sambil membunyikan klakson. Ternyata ada sapi lepas,” kata Rahmad, pengendara sepeda motor yang melintas.

Tak hanya itu, sejumlah warga pun nyaris diseruduk sapi yang diperkirakan memiliki bobot 300 kilogram itu. Beruntung warga lekas menghindar.

Sebagian warga di tempat perlintasan sapi stres itu bahkan memutuskan bersembunyi dan menutup rumah dan toko mereka. Mereka khawatir sapi nyasar ke tempat mereka dan menimbulkan korban.

Sapi baru bisa dilumpuhkan sekitar pukul 20.30 di Jalan DI Panjaitan sekitar Gang Delima, setelah ditembak dua kali oleh petugas kepolisian.

”Alhamdulillah lumpuh juga, setelah dua kali ditembak oleh polisi dan juga kena sabetan parang warga,” ujar Mimim, warga yang melihat kejadian tersebut.

Tidak ada korban berati dalam insiden sapi ngamuk ini. Pantauan media ini, hanya ada seorang pengendara motor terjatuh saat menghindari agar tidak ditabrak oleh hewan tersebut.  

Dalam beberapa waktu terakhir, sering terjadi sapi terlepas dan mengamuk. Sebelumnya, kejadian serupa terjadi di Jalan Kembali, 28 Juni lalu. Sapi terlepas dan mengamuk di jalan raya.

Kondisi seperti  ini sangat membahayakan warga. Langkah terakhir agar sapi terakhir agar sapi tak menyerang warga adalah melakukan pelumpuhan yang biasa dilakukan pihak kepolisian. (oes/yit)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed