Pengelolaan Sampah di Sampit Belum Maksimal

Metropolis | Rabu, 11 Juli 2018 - 08:14:06 WIB

Pengelolaan Sampah di Sampit Belum Maksimal

BAK SAMPAH : Masyarakat dianjurkan untuk menyediakan bak sampah yang sudah direkomendasikan.(ARIFIN/RADAR SAMPIT)

SAMPIT – Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timu terus menyorot pengelolaan sampah rumah tangga yang belum maksimal. Masyarakat semestinya bisa memilah dan memilih sampah mana saja yang masuk dalam kategori organik dan anorganik. Faktanya, tidak semua mengetahui hal tersebut walaupun sudah sering mengikuti sosialisasi.

“Pengelolaan sampah rumah tangga sendiri saja belum benar,” ucap Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Olahraga dan Kerja Munawar Kholil pada acara sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat di aula Sajadah Kelurahan Ketapang Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang.

Munawar menjelaskan, perlu dua bak sampah semestinya disiapkan di luar rumah. Pertama bak warna kuning untuk sampah organik dan kedua bak warna hijau diperuntukan sampah anorganik.

Bak sampah anorganik untuk menampung kertas, botol bekas minuman, plastik, maupun serbuk gergaji. Sedangkan bak organik menampung sisa sayuran maupun sisa masakan dari dapur.

 “Untuk mendapatkan bantuan bak-bak sampah tersebut, usulkan melalui musrenbang kelurahan maupun kecamatan. Berbeda dengan desa, biasanya desa sudah dianggarkan,” pungkasnya. (fin/yit)

 

 

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed