Polda Kalteng Tabuh Genderang Perang Hadapi Kejahatan Jalanan

Radar Palangkaraya | Rabu, 11 Juli 2018 - 08:16:06 WIB

Polda Kalteng Tabuh Genderang Perang Hadapi Kejahatan Jalanan

SIAP: Sejumlah personel Satuan Tugas (Satgas) Anti Kejahatan Jalanan Polda Kalteng ketika memeragakan penggunaan senjata dalam melumpuhkan penjahat, Senin (9/7).(DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Tak ingin memberikan ruang gerak bagi tindak kejahatan jalanan, seperti begal, penjambretan maupun kriminalitas lain, sekaligus memastikan dan memberikan memberikan rasa aman bagi masyarakat, Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Kejahatan Jalanan, Senin (9/7).

“Ini merupakan wujud nyata kepolisian untuk melindungi masyarakat. Terlebih kejahatan jalanan di Indonesia khususnya di Kalteng memang harus dicegah dan diperangi dengan daya upaya serta kerja sama secara maksimal polisi tidak akan membiarkan kejahatan jalanan terjadi dimana-mana,” ujar Anang Revandoko.

Anang menyebutkan langkah ini juga meningkatkan kemampuan Tim Craim Respon Team (CRT) Polda Kalteng dan Polres jajaran, sebagai langkah kepolisian melakukan tugas dalam menangkal kelompok kejahatan jalanan yang tidak mengenal rasa kemanusian.

“Maka itu perlu adanya kerjasama dan bahu-membahu serta merapatkan barisan sebagai bentuk rasa tangung jawab yang besar terhadap keamanan Negara dan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalteng AKBP Hendra Rochmawan menambahkan sejajaran Polda Kalteng saat ini dilatih secara khsusu adalah 160 personel.

“Satgas Anti Kejahatan yakni tim CRT dijajaran Polres dan ini dibentuk karena ada perintah khusus tentang kejahatan jalanan, maka itu yang ada ini semakin diperkuat dan pelatihannya  di SPN,” ucapnya.

Mantan Kapolres Palangka Raya ini membeberkan seluruh personel satgas dibekali persenjataan lengkap, baik laras panjang maupun laras pendek. Helm, rompi dan sarana prasarana lain, termasuk amunisi yang siap tersedia.

“Jadi ini peningkatan sarana prasarana, pelurunya lebih banyak, senjata laras pendk dan panjang,” tegasnya.

Hendra menambahkan tujuan utama pembentukan satgas tersebut adalah menekan angka kriminalitas di seluruh Kalimantan Tenga. Yakni berupa patroli, sambang dan imbauan lain terkait kamtibmas.

”Satu jajaran personel 10 orang, kemampuannya bela diri dan penggunaan senjata untuk melumpuhkan,” pungkasnya.(daq/vin)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed