Penetapan Pemenang Menunggu Pengumuman Registrasi Perkara

Politik | Rabu, 11 Juli 2018 - 09:17:19 WIB

Penetapan Pemenang Menunggu Pengumuman Registrasi Perkara

BERBINCANG: Ketua KPU Kabupaten Gumas Stepenson berbincang dengan wartawan Radar Sampit, Selasa (10/7) siang.

KUALA KURUN – Penetapan pasangan calon (paslon) pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) yang sedianya dilaksanakan pada 10 Juli 2018 mengalami penundaan. Pasalnya, berdasarkan informasi dari KPU Provinsi, penetapan bisa dilakukan setelah diumumkannya registrasi perkara oleh panitera Mahkamah Konstitusi (MK).

”Sampai hari ini, kita tidak bisa melaksanakan rapat pleno penetapan paslon pemenang pilkada, karena harus menunggu hasil pengumuman registrasi perkara oleh panitera MK pada 23 Juli mendatang,” ucap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gumas Stepenson kepada Radar Sampit, Selasa (10/7) siang.

Setelah hasil pengumuman panitera MK, kata dia, rapat pleno penetapan paslon pemenang Pilkada Gumas bisa dilaksanakan paling lambat 1-2 hari oleh KPU setempat. Ini artinya, kalau tidak ada kendala, rapat pleno penetapan akan dilaksanakan pada 24-25 Juli mendatang.

”Saya kira ini diluar kewenangan KPU, dan kita pun harus menghormati lembaga peradilan dalam menyelesaikan tugasnya. Mudah-mudahan nantinya ini semua bisa berjalan lancar,” tegasnya.

Dia pun menyampaikan permohonan maaf kepada paslon, tim sukses, pendukung, dan seluruh masyarakat Kabupaten Gumas. Ini bukan niat dari KPU untuk menunda-nunda, menghambat atau menghalangi-halangi penetapan paslon pemenang Pilkada Gumas, tetapi murni karena harus menghormati hasil pengumuman registrasi perkara panitera MK.

”Kami mohon masyarakat bersabar, karena pasti akan melaksanakan penetapan, sehingga apa yang menjadi keinginan masyarakat segera terwujud. Kami pun tetap melaksanakan tugas, kewajiban, dan tanggung jawab dalam tahapan pilkada,” terangnya.

Sejauh ini, lanjut dia, informasi dari panitera MK, gugatan dari Kabupaten Gumas belum ada yang masuk. Dengan demikian, tentunya KPU akan segera melakukan rapat pleno penetapan paslon pemenang Pilkada Kabupaten Gumas tahun 2018.

”Tinggal satu langkah lagi tugas KPU yaitu penetapan paslon pemenang. Jika sudah dilakukan, artinya tugas KPU dalam penyelenggaraan pilkada sudah selesai dan tinggal tunggu pelantikan. Untuk pelantikan, menjadi kewenangan DPRD atau Mendagri yang mengatur waktunya, apakah tahun ini atau sampai berakhirnya masa jabatan bupati yang menjabat sekarang,” ujarnya

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Gumas Nomor Urut 3 Efrensia LP Umbing mengatakan bahwa pasangan nomor urut 3 akan selalu mengikuti setiap tahapan pilkada. Pihaknya pun meminta kepada para pendukung untuk bersabar menunggu rapat pleno penetapan pemenang Pilkada Gumas.

”Kita akan mengikuti semua aturan yang berlaku dan proses tahapan pilkada tersebut,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara, paslon nomor urut 3 Jaya S Monong-Efrensia LP Umbing meraih suara terbanyak dengan perolehan 22.547 suara, disusul paslon nomor urut 2 Lohing Simon-Suprapto Sungan dengan 20.378 suara, dan paslon nomor urut 1 Rony Karlos-Gaya memperoleh 12.787 suara. (arm/yit)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook


Jadwal Shalat

Twitter Feed