Belasan Peserta Ikuti Tes Wawancara

Kotawaringin Timur | Selasa, 07 Agustus 2018 - 06:30:25 WIB

Belasan Peserta Ikuti Tes Wawancara

SAMPIT – Sebanyak 15 peserta calon anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti tes wawancara. Tahapan tersebut dilaksanakan tanggal 3 - 5 Agustus 2018 dan dijadwalkan secara bergiliran dengan peserta dari kabupaten lain.

Belasan peserta seleksi tersebut merupakan hasil penjaringan tes sebelumnya, yaitu tes tertulis dengan sistem computer assisted test (CAT) dan tes psikologi. Sebelum tes wawancara, mereka terlebih dulu mengikuti tes kesehatan. Dua tes tersebut menjadi satu paket.  

Menurut Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kabupaten, Suparman, 15 peserta asal Kotim tersebut merupakan peserta umum. Dari tes kesehatan dan wawancara, nantinya akan diambil tujuh orang untuk direkomendasikan ke Bawaslu RI, digabungkan dengan peserta existing (peserta yang masih berstatus anggota).   

Sedangkan sisanya tiga orang adalah existing, termasuk dirinya. Perbedaannya, existing tidak diseleksi oleh Timsel, melainkan langsung dievaluasi oleh Bawaslu RI.

"Dari sepuluh orang itu, yang meliputi peserta umum tujuh orang dan existing tiga orang, nantinya akan dilakukan fit and proper test oleh Bawaslu RI. Itu sudah menjadi kewenangan Bawaslu RI," kata Suparman.

Dari sepuluh orang itu, Bawaslu RI akan menentukan lima orang yang akan duduk menjadi Bawaslu Kotim.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menambahkan, jumlah anggota Bawaslu Kabupaten Kotim dan Kapuas masing-masing lima komisioner. Sedangkan untuk kabupaten lainnya dan Palangka Raya masing-masing hanya tiga anggota.  

Ketentuan tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dimana, jumlah anggota Bawaslu Kabupaten berdasarkan jumlah penduduk, jumlah wilayah administratif, dan jumlah dapil. (gza/yit)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook