Antartetangga Saling Serang

Hukum Kriminal | Jumat, 10 Agustus 2018 - 06:59:06 WIB

Antartetangga Saling Serang

SAMA-SAMA JADI ARANG: Korban Rahman ketika mendapat perawatan di RSUD Doris Slyvanus Palangka Raya usai dibacok Ali yang kini masuk dalam sel tahanan Polsek Pahandut, Rabu (8/8).(POLSEK PAHANDUT FOR RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA - Mulutmu harimaumu. Mungkin kata ini cocok menggambarkan perbuatan dua pria bernama Rahman (30) dan Ali (35). Dua warga Jalan Riau itu bertikai hingga berujung keduanya saling serang. Akibat pertikaian itu, sekarang Rahman masuk rumah sakit dan Ali masuk sel tahanan Polsek Pahandut. Kejadian pertikaian itu berawal saling ejek antara keduanya sampai akhirnya perkelahian terjadi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Riau, Rabu (8/8) sekitar pukul 09.30 WIB. Rahman menderita luka bacok akibat senjata tajam jenis parang, di lengan tangan kiri korban, pinggul sebelah kiri, jempol kaki kiri. Sedangkan Ali cidera terkena hantaman kayu hingga bagian pinggang sebelah kiri dan tangannya terluka, tetapi dia kini mendekam dalam sel tahanan.

Kapolsek Pahandut AKP Roni Wijaya menyampaikan saat ini pihaknya sudah menangani kasus tersebut dan mengamankan Ali selaku pelaku bersama barang bukti senjata tajam.

“Gara-gara saling ejek, pelaku tidak terima hingga melakukan penganiayaan. Kini korban masuk rumah sakit dan pelaku masuk sel tahanan,” ujarnya.

Roni menerangkan sebelum penganiyaan terjadi, sekitar pukul 09.00 WIB, pelaku ribut dengan korban karena pelaku tidak terima atas omongan dari korban hingga terjadi perkelahian. Kemudian, pukul 09.30 WIB pelaku mengambil parang di dapur rumahnya. Sedangkan korban mengambil kayu balok. Seakan tidak ingin kalah, keduanya kembali berjumpa dengan senjata masing-masing.

Selanjutnya, lanjut Roni, pelaku menimpas korban menggunakan parang yang mengakibatkan empat luka. Sedangkan pelaku juga terkena pukulan kayu dari korban, di pinggang sebelah kiri dan tangan. Setelah kejadian tersebut korban yang luka parah dibawa keluarganya ke RSUD dr Doris Slyvanus. Sementara keluarga lain melapor ke polisi dan ditindak lanjuti hingga mengamankan pelaku.

“Jadi kejadian pembacokan itu setelah keduanya habis pukul-pukulan. Terus pelaku ambil parang ke rumahnya lalu mendatangi korban lagi terus membacok,” ujarnya.

Roni menambahkan saat ini pelaku sudah diamankan. Pihaknya juga masih mendalami pemeriksaan. Sementara korban belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.

”Jika terpbukti pelaku dikenakan pasal 351 kuhpidana tentang penganiayaan. Ini kami masih dalami lagi,” tuturnya didampingi Kanit Reskrim Ipda Rais. (daq/vin)

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook