Hasil Hubungan Gelap, Ayah Bayi Ada di Kotim

Terungkap, Ibu Pembuang Bayi

Radar Palangka | Sabtu, 11 Agustus 2018 - 12:28:54 WIB

Terungkap, Ibu Pembuang Bayi

TUTUPI AIB: Wanita berusia 15 tahun, yang berhasil diamankan polisi dan merupakan ibu yang membuang bayinya. (DODI/RADAR PALANGKA)

PALANGKA RAYA – Kasus temuan bayi  laki-laki dengan usus terburai tanpa selimut,  di Jalan G Obos XXVI Palangka Raya, Kamis (9/8) sekitar pukul 14.00 WIB, akhirnya terungkap. Kurang dari 1x24 jam pelaku pembuang bayi itu berhasil diamankan polisi.

Pengungkapan itu  setelah Kabag Ops Kompol Purwanto dan Kasat Sabhara AKP Sony, mencurigai wanita berusia 15 tahun, berinisial HE yang mengakui pertama kali menemukan bayi berat 2,7 tersebut. Ternyata HE adalah ibu dari bayi itu dan pelaku pembuangan bayi tersebut. Atas perbuatan hina itu, kini HE dalam penjagaan ketat personel kepolisian.

Pelaku yang hanya lulus bangku SMP ini, statusnya masih terduga Alasannya membuang bayi, kemungkinan besar untuk menutupi aib.

Kepada polisi HE mengaku,  membuang bayinya itu karena panik, dan tidak mengetahui dirinya hamil. Diakuinya pula,  bayi itu buah cintanya bersama kekasih, yang disebutkannya kini sedang magang bekerja di  Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

HE juga mengungkapkan, dirinya tidak menyangka melahirkan ketika subuh hari, bersamaan dengan buang air kecil. Menurutnya tanpa rasa yang begitu sakit, si bayi tiba-tiba keluar dari rahimnya. Bersamaan itu dirinya pun panik, kemudian plasenta bayi ditarik paksa dan usai bayi keluar langsung dibawa keluar dan dibuang di bagian belakang kediaman terduga.

“Benar, kita berhasil amankan kurang dari 1x24 jam, berkat kecurigaan personel dilapangan. Usai menjalani pemeriksaan maka diakuinyalah bayi itu adalah bayinya yang dibuang. Dia diamankan setelah beberapa saat usai penemuan, awalnya memang tidak mengaku,” ujar Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar didampingi Kabag Ops Kompol Purwanto, Jumat (10/8).

Timbul juga menerangkan kecurigaan itu timbul karena yang bersangkutan terlihat gugup  saat mengakui pertama kali menemukan bayi itu. Pihaknya juga melihat indikasi kebohongan dari HE, maka langsung dibawa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres untuk dimintai keterangan. Kemudian hingga malam hari, HE mengakui bahwa jabang bayi itu bayi yang baru dilahirkan dari rahimnya.

Usai mengakui dan cukup alat bukti, HE langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan tim medis. Kini terduga dalam pengawalan ketat dan menjalani perawatan medis pasca melahirkan, sebelum menjalani proses pemeriksaan dan gelar perkara.

”Kita inapkan dulu di RS untuk perawatan medis. Diakui terduga bahwa melahirkan sendiri dan membuang pun sendiri tanpa bantuan orang lain,”tambah Timbul.

Menurutnya, sebelum bayi itu ditemukan, yang bersangkutan sempat bolak-balik ke tempat lokasi temuan, hingga pada siang harinya baru menginformasikan kepada warga, bahwa ada suara bayi.

Diungkapkan pula, selama sembilan bulan mengandung, warga atau tetangga sekitar tidak mengetahui kehamilan tersebut. ”Bahkan budenya (bibi) pun tidak menduga bahwa yang bersangkutan hamil, walaupun sempat curiga. Ketika ditanya katanya hanya kembung biasa hingga akhirnya peristiwa itu terjadi. Jadi ini sementara bahwa semuanya dilakukannya sendiri dan tetap kami terus kembangkan,” imbuh Timbul.

Timbul menambahkan,  berdasarkan keterangan terduga, selama kehamilan tidak ada niatan untuk mengugurkan sijabang bayi. Bahkan tidak pernah mengkonsumsi obat-obatan.

”Saat ini itu pengakuannya dan kami tentunya masih dalami. Intinya kita liat perkembangan selanjutnya. Saya berharap kejadian ini tidak terulang kembali, apapun alasan dan faktornya,” tegas Timbul.

Sementara itu, terduga mengakui semua perbuatan tersebut. Ia juga mengaku dirinya sendirian  saat menghadapi proses persalinan. Termasuk menarik paksa plasenta si bayi hingga putus dan membuang bayi ke semak-semak. Ia pun mengakui membuat alibi bahwa ada temuan bayi untuk mengelabui agar tidak disangka sebagai si ibu.

Terduga juga mengakui bahwa si bayi adalah hubungan seksualnya bersama kekasih. Ia juga menyesal atas kejadian tersebut dan tidak menyangka sedang dalam keadaan hamil.

”Saya tidak tahu hamil tetapi apa yang terjadi saya akui semua,” tuturnya kepada petugas, sambil tertunduk. .(daq/vin/gus)

 

 

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook